Pada saat bulan Ramadhan, berbagai harga barang kebutuhan pokok melonjak. Pengeluaran kita menjadi jauh lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan biasa. Belum lagi banyak godaan belanja online hingga tawaran berbuka puasa di luar dengan teman maupun kerabat.

Padahal, Anda tadinya berpikir di bulan puasa ini bisa lebih hemat pengeluaran karena intensitas makan dan nongkrong berkurang. Tapi justru Anda bisa kecolongan untuk menjadi semakin boros apalagi setelah gajian dan mendapat uang THR-an di bulan Ramadan ini. 

Mengendalikan pengeluaran selama bulan puasa agar tetap berada di dalam track normal dan keuangan tetap sehat adalah hal yang baik. Baik untuk keuangan dan kesehatan Anda, sebab kalau Anda terlalu boros tentu Anda bisa stres finansial. 

Lalu bagaimana cara menghemat uang gajian yang didapatkan supaya di bulan Ramadan ini Anda tidak terlalu boros?

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan. Kuncinya, memang ada pada diri Anda sendiri, niatan diri untuk yakin mau belajar mengendalikan pengeluaran selama bulan ramadhan, meskipun banyak godaannnya.

Simak tips mengatur uang gajian supaya tidak cepat habis selama bulan Ramadan, ulasan dari cermati.com berikut ini. 

1. Belanja Dalam Jumlah Besar

Berbelanja dalam jumlah besar sesungguhnya bisa menghemat pengeluaran. Jika sebelumnya Anda terbiasa untuk berbelanja sekali dalam seminggu, cobalah untuk berbelanja dalam jumlah besar, misalnya untuk kebutuhan 2 minggu sekali atau untuk kebutuhan selama sebulan.

Penghematan yang Anda dapatkan sebetulnya akumulasi dari beberapa hal. Pertama, dengan belanja dalam jumlah besar dan sekaligus, Anda tidak harus membayar ulang ongkos transportasi, uang parkir maupun biaya bensin lagi. Kedua, toko atau supermarket selalu memberikan harga lebih murah pada barang yang dibeli dalam jumlah besar. Ketiga, tenaga Anda bisa digunakan untuk mengerjakan keperluan lainnya.

Tips: Usahakan untuk membuat daftar belanjaan saat pergi belanja. Supaya Anda bisa fokus dengan barang yang akan dibeli.  Lalu, belanja jauh-jauh hari guna antisipasi naiknya harga-harga kebutuhan pokok yang relatif tinggi menjelang lebaran. Jangan lupa manfaatkan promo potongan belanja dengan belanja pakai kartu kredit supaya lebih hemat.

Baca Juga: Tak Dapat THR, Begini Cara Siasati Biaya Kebutuhan Ramadan hingga Lebaran

2. Kurangi Kegiatan Berbuka di Luar Rumah

Di pertengahan dan akhir Ramadan, biasanya undangan bukber (buka bersama) rasanya semakin sering Anda dapatkan. Mulai dari reuni teman TK, SD, SMP, SMA, kuliah, hingga beberapa tempat kerja Anda. 

Kalau Anda tidak bisa menahan godaan tersebut dan mengiyakan semua tawaran, jangan heran jika gajian Anda akan cepat ludes. Tentu Anda tak mau jika pengeluaran menjadi berkali-kali lipat lebih besar dibanding bulan biasa gara-gara terlalu banyak makan di luar. 

Tips: Tentukan bujet sendiri untuk berbuka puasa. Pilah-pilih tawaran bukber yang ingin Anda datangi. Sadari, Anda tidak diwajibkan untuk datang. Jangan menjadikan undangan ini sebagai beban bahwa Anda harus turut hadir dan berpartisipasi. 

3. Buat Cemilan Sendiri, Kurangi Jajan Online

Lapar mata kerap menyiksa kaum hawa, terutama ketika sedang berbelanja  baik online maupun offline. Apalagi di bulan puasa, rasanya berbagai kue jajanan manis, asin hingga minuman boba tiba-tiba menjadi begitu menarik mata dibandingkan di bulan biasa. Kalau tidak tahan, akhirnya jajanan tersebut dibeli setiap hari tanpa disadari, ujung-ujungnya banyak pengeluaran.

Memang pada bulan seperti ini, hal-hal biasa cenderung terlihat sebagai godaan. Hal ini juga berdampak pada pengeluaran Anda. Uang yang tadinya akan digunakan untuk membeli kebutuhan lain jadi berbelok untuk membeli jajanan online maupun offline.

Tips: Kalau memang Anda sangat suka jajan, maka sediakan bujet khusus untuk jajan online supaya pengeluaran Anda terjaga. Biar lebih hemat, siasati dengan cara membuatnya sendiri. Di zaman internet ini, informasi apapun bisa Anda temukan. Misalnya, cobalah mencari resep kue kering yang Anda inginkan dan buat sendiri kue tersebut. Hal ini akan memuaskan Anda tanpa membuat pengeluaran Anda membengkak.

Baca Juga: Modal Mulai Rp100 ribu! Ini Resep Kue Kering Lebaran yang Enak dan Murah

4. Jaga Kesehatan dan Pola Makan

Kekeliruan yang masih banyak dianut oleh masyarakat sekarang ini adalah kerap kali membuat puasa sebagai hal yang perlu dirayakan. Misalkan dengan cara berbuka bersama teman di restoran elit yang menyediakan makanan mahal. Bila Anda menancapkan paham yang seperti ini, jangan harap pengeluaran Anda bisa dikontrol.

Meski hanya datang sekali dalam setahun, bukan berarti puasa harus diistimewakan dengan cara seperti itu. Anda tetap harus menjaga kesehatan dan pola makan pada saat melakukan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini, yang penting gizinya terpenuhi, bukan hanya masalah cita rasa makanan.

Tips: Anda bisa menyiasati pengeluaran dengan cara pintar mengolah dan menyajikan makanan agar masakan sahur maupun buka puasa mampu memenuhi gizi yang cukup bagi Anda dan seluruh anggota keluarga. Dengan pola yang seperti ini, bukan tidak mungkin pengeluaran Anda mampu ditekan.

5. Manfaatkan Promo dan Diskon

Bagi Anda pengguna kartu kredit dan debit, momen seperti ini tentunya akan sangat menguntungkan Anda karena biasanya bank justru akan memberikan promo dan diskon guna merangsang transaksi konsumen dengan kartu kredit.

Tips: Cari informasi promo terkini yang ada, baik promo kartu kredit, dompet digital hingga promo gratis ongkir saat belanja. Jangan ragu untuk memanfaatkan promo karena Anda bisa lebih banyak berhemat.

6. Belanja Kebutuhan Lebaran Sesuai Kemampuan

Salah satu cara merayakan kemenangan setelah satu bulan penuh melawan hawa nafsu adalah belanja kebutuhan lebaran. Misalnya, belanja baju baru untuk dipakai di hari raya, belanja gadget baru dan sebagainya.

Tips: Supaya hemat, Anda harus menggunakan promo-promo yang ada pas belanja online di e-commerce maupun belanja offline di mall. Ingat ya, jangan sampai khilaf. Boleh saja belanja untuk kebutuhan lebaran asal tetap memperhitungkan kemampuan dana Anda supaya tidak sampai harus berhutang demi terlihat keren di mata sanak saudara dan tetangga.

Pentingnya Kendali Diri

Beberapa tips di atas bukan tidak mungkin gagal dalam implementasinya. Hal ini dikarenakan kontrol diri yang tidak cukup kuat menjadi pemicu Anda gagal dalam menghemat pengeluaran selama bulan Ramadhan.

Ingat, kendalikan diri Anda, sadari bahwa di bulan Ramadhan ini Anda lebih baik memperbanyak sedekah ketimbang berhura-hura. Tetap tenang dan cerdaslah mengatur uang gajian Anda supaya tidak cepat habis dan mendapat banyak berkah di bulan Ramadan ini. 

Baca Juga : 12 Tips Mengubah Kebiasaan Boros Menjadi Kebiasaan Hemat

 



Sumber