Perkembangan dunia marketing menjadi salah satu yang terbilang pesat, terutama untuk digital marketing. Kondisi ini tentu dipengaruhi oleh banyak hal, salah satunya banyaknya perusahaan yang kini bertransformasi ke sistem penjualan online. Hal ini juga diimbangi dengan tingginya permintaan akan pelayanan di bidang marketing. Di era digital ini, Anda akan mengenal istilah marketing technology yang lazim disebut dengan martech.

Marketing technology merupakan sebuah sistem dan juga tool yang dibuat sedemikian rupa untuk membantu para marketer dalam menjalankan tugasnya. Marketing technology menjadi salah satu “senjata” yang akan membuat aktivitas pemasaran bisa berjalan dengan sukses. Penggunaan marketing technology di dalam pemasaran ditujukan untuk memaksimalkan strategi pemasaran perusahaan, sehingga bisa berjalan dengan lebih efektif dan juga efisien. 

Di dalam prakteknya, marketing technology menggunakan sistem otomatis yang dapat mempersingkat waktu para marketer dalam menjalankan tugasnya, sebab sebagian pekerjaan tak lagi perlu dilakukan secara berulang. Selain itu, penggunaan mesin di dalam marketing technology  juga akan memberikan hasil yang akurat dalam waktu yang lebih cepat. Kondisi ini memungkinkan para marketer lebih mudah fokus pada berbagai tugas lainnya. Bukan hanya untuk sistem digital marketing, marketing technology juga bisa dimanfaatkan untuk sistem pemasaran secara offline. 

 

Jenis-jenis Marketing Technology

Digital marketing
Jenis marketing teknologi

Secara umum marketing technology bisa dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain: 

1. Advertising

Marketing technology seringkali dipakai dalam aktivitas pemasaran (advertising). Hal ini bahkan bisa dilihat dari banyaknya perusahaan yang pada akhirnya menyediakan berbagai tool untuk aktifitas ini. Sebut saja perusahaan teknologi terbesar Google yang sudah menyediakan banyak sekali tool yang dapat membuat pemasangan iklan di internet menjadi jauh lebih mudah dan efektif. Contohnya, Facebook Ads dan juga Google Ads yang sudah begitu populer dan banyak digunakan.

Baca Juga: Asah Skill Baru Mumpung Kerja di Rumah, Ini Dia Pilihan Kelas Digital Marketing Gratis

2. Analitik

Bukan hanya diterapkan saja, sistem pemasaran yang sudah dipakai juga tentu harus diukur kesuksesannya oleh para marketer. Hal ini penting, untuk melihat seberapa efektif kinerja sistem tersebut dan apa saja yang perlu ditingkatkan untuk membuatnya maksimal. Proses pengolahan data dan juga analisa ini sudah begitu mudah dan bisa dilakukan dengan menggunakan berbagai tool analitik. Saat ini sudah banyak tool analitik populer dan banyak dipakai di sistem marketing technology, seperti Amplitude Analytics serta Google Analytics dan yang lainnya.

3. Content management

Konten menjadi salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mendapatkan lebih banyak konsumen. Konten harus dikelola dengan maksimal, agar para calon konsumen bisa lebih mudah untuk menemukan apa yang mereka cari. Jika Anda ingin bisnis Anda ditemukan dengan mudah oleh calon konsumen, maka manfaatkan konten yang tepat dan berkualitas. Untuk mengelola konten-konten ini digunakan content management system yang menjadi bagian dari marketing technology.

4. Customer Relationship Management (CRM)

Kesuksesan marketing juga akan sangat bergantung pada sistem CRM. Jika sistem ini digunakan dengan efektif, maka tujuan merketing yang dilakukan juga akan sukses. Pada dasarnya, CRM akan bisa meningkatkan ROI di dalam perusahaan, sehingga bisa menghasilkan keuntungan yang lebih besar secara signifikan. Ada beberapa sistem CRM yang populer dan banyak digunakan, antara lain: Marketo, Salesforce, HubSpot, dan lainnya.

Baca Juga: 7 Strategi Praktis Digital Marketing Bagi Pebisnis Pemula

Manfaat Marketing Technology

marketing
Manfaat marketing teknologi

Marketing technology memiliki beberapa manfaat di dalam pemasaran, antara lain: 

1. Meningkatkan efisiensi pemasaran

Automasi pada sistem marketing merupakan manfaat utama yang bisa diperoleh dari marketing technology. Sistem kerja yang seperti membuat berbagai aktivitas pemasaran menjadi lebih mudah dan hanya membutuhkan waktu yang singkat saja. Semua kemudahan ini tentu akan membuat produktivitas pada lini pemasaran menjadi meningkat dan bisa berjalan sesuai dengan apa yang sudah direncanakan sejak awal. 

2. Menghasilkan lead yang lebih tepat

Mendapatkan qualified lead menjadi sesuatu hal yang penting di dalam dunia marketing. Penggunaan marketing technology yang bisa melakukan automasi pada data akan mempermudah pengelompokan berbagai kriteria yang penting digunakan dalam pencarian lead, seperti: info firmografis, demografis, dan yang lainnya. Hal ini akan memudahkan marketer menemukan sales-qualified lead yang tepat untuk produk yang dipasarkan.

3. Menjangkau beberapa kanal marketing sekaligus

Marketing technology juga bisa menghubungkan banyak kanal marketing sekaligus, terutama media sosial. Hal ini akan membuat para marketer lebih mudah dan cepat dalam memahami perilaku calon konsumen. Semua ini akan mempermudah marketer dalam menjalankan tugasnya, termasuk menyesuaikan berbagai strategi yang diterapkan dalam sistem pemasaran.

4. Mempermudah kerja sama antara marketing dan sales

Marketing technology juga akan membuat pekerjaan menjadi lebih efektif, di mana kerja sama antara seluruh bagian pemasaran bisa berjalan dengan lebih efisien. Hal ini memungkinkan sales dan juga marketing dapat bekerja sama dengan baik, sehingga target penjualan bisa tercapai dengan lebih maksimal. Kondisi ini juga secara otomatis akan meningkatkan keuntungan di dalam perusahaan.

Pemasaran Menjadi Maksimal

Banyak perubahan yang bisa didapatkan dengan penggunaan marketing technology di dalam sistem pemasaran. Bukan hanya lebih simpel, teknologi yang satu ini juga bisa menghemat banyak waktu dan tenaga para marketer. Di lain sisi, penerapan marketing technology juga akan membantu perusahaan mencapai berbagai target penjualan dan keuntungan.

Baca Juga: 5 Kursus Online ini Bisa Antarkan Kamu Jadi Digital Marketer Handal

 



Sumber